Ambon, PT- Penyuluh Agama Kristen Provinsi Maluku menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan aksi Ekoteologi berupa penanaman pohon bagi para penyuluh agama dari tiga kabupaten/kota di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Kegiatan tersebut berlangsung di kompleks Gereja Getsemani Aster Piru.
Peserta yang hadir berasal dari Kabupaten Maluku Tengah, Kota Ambon, dan Kabupaten Seram Bagian Barat sebagai tuan rumah. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas penyuluh agama Kristen sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap standar pelayanan penyuluhan agar lebih profesional dan berkualitas di tengah masyarakat.
Ketua Pokjalu Kristen Provinsi Maluku, Ny. Dialen A. Pisirahu, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan pentingnya konsistensi penyuluh dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai pendamping umat. Menurutnya, penyuluh agama harus menjadi ujung tombak pemerintah, khususnya Kementerian Agama, dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia.
“Penyuluh agama tidak hanya bertugas memberikan pembinaan rohani, tetapi juga harus mampu meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat serta menjadi teladan di tengah umat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kabupaten Seram Bagian Barat, Ny. A. Matilda Manuhuttu, S.Sos., M.Si, menekankan bahwa peningkatan mutu pelayanan penyuluh agama merupakan kebutuhan mendesak agar peran mereka semakin dirasakan masyarakat luas.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pokja Penyuluh Agama Kristen Maluku yang telah menggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, melalui bimtek ini para penyuluh semakin memahami standar pelayanan yang harus dijalankan sehingga kualitas kerja dapat lebih sistematis dan terarah.
“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyuluh agama dalam memberikan pelayanan terbaik, tidak hanya sekadar menjalankan kewajiban, tetapi juga menghadirkan keteladanan serta menjadi mitra strategis dalam membangun kerukunan umat beragama,” ungkap Matilda.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima berbagai materi yang menitikberatkan pada penyusunan rencana kerja dan pelaksanaan program penyuluhan. Para peserta juga dibekali pemahaman teknis terkait strategi implementasi hingga evaluasi hasil penyuluhan agar mampu bekerja lebih efektif dan profesional.
Selain bimtek, kegiatan juga diisi dengan aksi Ekoteologi melalui penanaman pohon sebagai bagian dari program pembangunan Kementerian Agama sesuai Asta Protas nomor 2 tentang penguatan Ekoteologi. Penanaman pohon dilakukan sebagai upaya penghijauan lingkungan yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Seram Bagian Barat.
Melalui kegiatan ini, para penyuluh agama Kristen di Maluku diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkokoh peran strategis dalam membangun masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berdaya saing. (PT)









