Home / Kota Ambon

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:20 WIB

Sapulette Minta Sengketa Mata Rumah Parentah Negeri Soya Diselesaikan Dua Pekan

oplus_0

oplus_0

AMBON, PT – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memberikan waktu selama dua pekan kepada pihak-pihak yang bersengketa terkait Mata Rumah Parentah Negeri Soya untuk menyelesaikan persoalan secara internal melalui mekanisme musyawarah dan kesepakatan bersama.

Kebijakan tersebut disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Robby Sapulette, sebagai langkah menjaga stabilitas sosial dan mendorong penyelesaian persoalan adat secara kekeluargaan yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat adat di Negeri Soya.

Pemerintah Kota Ambon menegaskan bahwa pemerintah daerah hanya bertindak sebagai fasilitator dalam proses penyelesaian konflik tersebut.Sementara keputusan utama tetap berada di tangan pihak-pihak yang terlibat agar dapat menemukan solusi damai dan mengedepankan nilai persatuan.

Baca Juga  Genggam Ketua DPD Partai Hanura, Ini Penjelasan Orno

“Kami memberikan kesempatan selama dua pekan agar persoalan ini dapat dibicarakan secara internal dan mencapai kesepakatan bersama,” demikian keterangan Sekkot Ambon, Robby Sapulette.

Pemkot Ambon berharap waktu yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pihak untuk membangun komunikasi yang baik serta mencari jalan keluar terbaik demi menjaga keharmonisan masyarakat Negeri Soya.

Baca Juga  Kontribusi Bagi Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Jasa Raharja Raih Penghargaan

Langkah penyelesaian secara internal dinilai penting untuk menghindari konflik berkepanjangan yang berpotensi mengganggu kehidupan sosial masyarakat maupun nilai adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Pemerintah juga menegaskan, apabila dalam batas waktu dua pekan belum ditemukan titik temu, maka langkah lanjutan akan dibahas kembali sesuai mekanisme yang berlaku.

Penyelesaian sengketa Mata Rumah Parentah Negeri Soya secara damai diharapkan menjadi solusi terbaik demi menjaga persatuan masyarakat serta mempertahankan nilai budaya dan adat yang menjadi identitas Negeri Soya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Jaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah

Kota Ambon

Wawali Ajak Tokoh Agama Perkuat Persaudaraan dan Deteksi Dini Potensi Konflik

Kota Ambon

Kota Ambon Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia Tahun 2025

Kota Ambon

Wali Kota Ambon Ajak ASN dan Warga Bersihkan Teluk Ambon dari Sampah, Pelanggar Terancam Denda Rp1 Juta

Kota Ambon

Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMA Angkasa Lanud Pattimura Ambon

Headline

Amar PTUN Tegas: Voting Raja Negeri Soya Wajib Libatkan 42 anak Mata Rumah Parentah, Bukan Hanya 16

Kota Ambon

Soal BOK Maluku, Yan Aslin Noor: Semua Anggaran Ada di Kabupaten/Kota

Kota Ambon

Pesparawi XI Provinsi Maluku 2025, Perayaan Kebersamaan, Seni dan Iman