Ambon, PT- Manajer Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Rovel Ayal, S. E., menegaskan pentingnya sinergi antara OJK dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku dalam mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam wawancara yang berlangsung di Zezt Hotel Ambon, Selasa (12/5/2026).
Menurut Rovel, kolaborasi antara OJK dan HIPMI diarahkan pada penguatan ekosistem usaha melalui business matching antara pelaku usaha dan lembaga jasa keuangan.
“Peran OJK sesuai tugas dan fungsi adalah mengatur, mengawasi, sekaligus melindungi konsumen. Dalam hal ini, kami juga mendorong kolaborasi dengan HIPMI agar pelaku usaha bisa berkembang dan terhubung dengan akses pembiayaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kehadiran OJK dalam kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan pelaku usaha tidak hanya tumbuh, tetapi juga mampu bertahan secara berkelanjutan.
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Rovel juga menyampaikan harapan kepada para pengusaha muda di Maluku agar lebih siap dalam mengelola usaha.
Ia menekankan pentingnya konsistensi dan kesiapan usaha agar menjadi layak pembiayaan, sehingga dapat mengakses dukungan dari lembaga jasa keuangan.
“Pelaku usaha harus menyiapkan diri dengan baik dan konsisten, sehingga bisa memenuhi syarat pembiayaan.
Dengan begitu, akses dari perbankan, lembaga keuangan non-bank, maupun pasar modal dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha,” jelasnya.
Ia optimistis, dengan dukungan akses keuangan yang semakin luas, pelaku usaha di Maluku akan terus berkembang dan mampu bersaing.
“Kami percaya pelaku usaha di Maluku akan terus maju dengan berbagai akses yang telah disiapkan oleh lembaga jasa keuangan,” tutup Rovel. (PT)









