Home / Economy

Rabu, 29 April 2026 - 04:38 WIB

PERKUAT PERAN PEREMPUAN DALAM MENDORONG PEMBANGUNAN NASIONAL DI ERA DIGITAL

Jakarta, PT- Peran perempuan Indonesia harus semakin diperkuat agar semakin berkontribusi dalam pembangunan nasional, termasuk dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat ketahanan sosial di tengah percepatan transformasi digital.

Demikian benang merah webinar bertajuk “Kartini Masa Kini: Perempuan, Pengetahuan, dan Perubahan” yang digelar OJK di Jakarta, Selasa yang dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta diikuti lebih dari 5.000 peserta secara online.

Menurut Friderica, perempuan Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sektor keuangan.

“Tentu peran dan kontribusi kepemimpinan perempuan sangat penting dan strategis, baik itu dalam lingkup keluarga, profesional, dan seluruh sektor lainnya. Kemudian peningkatan kesejahteraan keuangan dan menjaga trust sebagai tujuan utama transformasi di sektor jasa keuangan menuju Indonesia Emas 2045, yang saya yakin juga banyak didukung oleh para perempuan di sektor jasa keuangan,” kata Friderica.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Bersama BKKBN Maluku Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Kelas Parenting Tamasya Darling

Friderica juga menekankan bahwa penguatan kapasitas perempuan menjadi faktor penting dalam menciptakan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“Semua peran penting perempuan yang sangat luar biasa, dan harus kita dukung dan kita equip mereka dengan literasi, pengetahuan, keahlian, keterampilan yang bisa mendukung mereka mencapai kesejahteraan keluarga, maupun setidaknya melindungi mereka dari berbagai scam dan penipuan,” tegasnya.

Sementara itu, Meutya Hafid menekankan bahwa perempuan memiliki peran yang semakin penting dalam ekosistem ekonomi dan digital nasional, termasuk dalam memastikan transformasi digital berjalan secara inklusif dan aman.

“Peran perempuan akan semakin hebat lagi semakin besar lagi di sektor ekonomi atau menopang pertumbuhan ekonomi negara,” tambah Meutya.

Untuk mendukung peran itu, menurut Meutya ada berbagai tantangan yang perlu dihadapi kaum perempuan. Salah satu tantangannya adalah kejahatan-kejahatan keuangan yang banyak sekali menyasar perempuan.

Baca Juga  Jelang Nataru, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Bersama Kepala BPH Migas Tinjau Kesiapan Aviation Fuel Terminal Pattimura Ambon

“Nah bagaimana ketika kita masuk tidak hanya aksesnya yang dibuka tapi perlindungan terhadap perempuan di wilayah itu juga dijaga dengan baik,“ kata Meutya.

Menurutnya, Kementerian Komunikasi dan Digital saat ini juga sedang menggencarkan berbagai kegiatan perlindungan anak yang akan berdampak terhadap perempuan.

Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai kalangan, termasuk insan OJK, pelaku industri jasa keuangan, akademisi, media, serta masyarakat umum, yang menunjukkan tingginya antusiasme terhadap penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi dan transformasi digital.

OJK menilai bahwa pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas, akses, dan pelindungan merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Ke depan, OJK akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong peran perempuan sebagai agen perubahan dalam pembangunan ekonomi nasional. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Swiss-Belhotel International Resmikan Zest Ambon, Tandai Hotel Zest Hotels kesembilan di Indonesia

Economy

Turunkan Fasilitas dan Angka Kecelakaan, JR – Stakeholder Gelar FKLL

Economy

Swiss-Belhotel Ambon Berbagi Berkah Ramadhan dan Takjil di Depan Masjid Darul Hasanah

Economy

Peringati Hari Pangan Sedunia, 16 Oktober Pemkot Gelar GPM

Economy

Komitmen OJK Tegakkan Integritas dan Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju

Economy

SBAM Life Festive Ke- 2 Hadir di Ambon: Workout, Pound, dan Hiburan Seru dalam Satu Event

Economy

Pertumbuhan Ekonomi Maluku 2024 Melejit di Atas Nasional, OJK Dorong Akselerasi Sektor Keuangan

Economy

Wujudkan Literasi dan Inklusi Keuangan, TPAKD Tual dan Malra Dikukuhkan