Home / Kota Ambon

Senin, 27 April 2026 - 16:34 WIB

Seleksi Sekda Kota Ambon 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Tekankan Transparansi dan Kompetensi

Ambon, PT – Pemerintah Kota Ambon resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Manise Ambon dan dijadwalkan selama dua hari, 27–28 April 2026, di Manise Hotel (Senin, 27/4/2016).

Sekretariat Panitia Seleksi, Selly Kalahatu, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi ini berlandaskan sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020, serta PermenPAN-RB Nomor 15 Tahun 2019 tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif.

Menurut Selly, seleksi ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Pemerintah Kota Ambon, khususnya dalam penataan birokrasi yang bersih dan profesional.

“Proses ini dilakukan secara objektif dan transparan melalui metode assessment, guna memastikan pengembangan karier ASN berjalan adil dan berbasis kompetensi,” ujarnya.

Baca Juga  Wawali  Tinjau Kebakaran Hutan di Camp Ema Leahari

Seleksi ini diikuti oleh empat peserta yang telah lolos tahapan administrasi dan kesehatan.

Proses seleksi melibatkan: Panitia seleksi (7 orang) dari unsur pemerintah, akademisi, dan profesional, Tim asesor dari Kementerian Dalam Negeri RI untuk uji kompetensi.

Seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pemaparan makalah peserta, disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Pemerintah Kota Ambon sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan posisi Sekretaris Daerah merupakan jabatan strategis yang menentukan jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.

“Sekda adalah motor penggerak birokrasi dan perpanjangan tangan kepala daerah. Karena itu, jabatan ini harus diisi oleh ASN yang kompeten, profesional, dan memahami tugasnya,” tegasnya.

Baca Juga  KEJAKSAAN TINGGI MALUKU GELAR SEMINAR ILMIAH, JELANG HARI LAHIR KEJAKSAAN RI TAHUN 2025

Ia menekankan pentingnya proses seleksi yang: Transparan, Objektif, Bebas intervensi.

Wattimena juga mengingatkan peserta untuk tidak menggunakan cara-cara tidak sehat, seperti membentuk tim dukungan untuk mempengaruhi keputusan.

“Kalau itu terjadi, yang bersangkutan dipastikan tidak akan terpilih,” katanya tegas.

Wali Kota juga mengungkap sejumlah tantangan yang harus dihadapi Sekda terpilih, di antaranya: Pengelolaan keuangan daerah yang masih menjadi perhatian (zona merah), Penyederhanaan birokrasi yang dinilai masih berbelit, Peningkatan kualitas SDM ASN.

Ia berharap, Sekda terpilih mampu membantu mewujudkan visi pembangunan Kota Ambon yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk transparansi, Pemerintah Kota Ambon membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan selama proses seleksi berlangsung.

Namun, Wali Kota mengingatkan agar kritik yang disampaikan bersifat konstruktif, bukan menjatuhkan pribadi peserta. (PT)

Share :

Baca Juga

DPRD Kota Ambon

Pemkot – DPRD Ambon Setujui Tiga Ranperda Untuk Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial

Kota Ambon

Walikota Ambon: Parkir di Depan MCM Resmi Dilarang, Akan Ada Penataan Ulang

Kota Ambon

Mobil Pelayanan Terpadu BPOM di Ambon: Inovasi Layanan Keamanan Pangan untuk Masyarakat

Kota Ambon

SD Negeri 90 Wayame Gelar Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Online, Rizal : Kendala Akun Jadi Tantangan Hari Pertama

Kota Ambon

Kembangkan Ekonomi, Walikota Ambon Apresiasi Koperasi Merah Putih Desa Wayame Sebagai Role Model

Kota Ambon

GOLF BARENG FORKOPIMDA MALUKU: PERERAT SILATURAHMI MELALUI OLAHRAGA MENUJU “PAR MALUKU PUNG BAE”

Economy

BANDARA PATTIMURA AMBON SAMBUT KEPULANGAN JAMAAH HAJI DEBARKASI HAJI ANTARA PROVINSI MALUKU

Kota Ambon

Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Gelar Buka Puasa Bersama