Home / Economy

Selasa, 21 April 2026 - 08:21 WIB

Nugraha : Harapan Besar, UMKM di Maluku Bisa Naik Kelas 

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah dan meningkatkan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program strategis di daerah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan BI Provinsi Maluku, Dhita Aditya Nugraha, menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendorong UMKM agar naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital serta penguatan industri halal.

“Melalui Salam Fest ini, Bank Indonesia mendorong peningkatan literasi dan edukasi masyarakat terkait ekonomi syariah. Sementara melalui Moluccas Digifest 2026, kami memperluas penggunaan transaksi digital,” ujarnya di sela kegiatan Salam Fest x Moluccas Digifest 2026 di Pattimura Park, belum lama ini.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, pelaku UMKM, lembaga, hingga sektor perbankan yang turut berpartisipasi dalam pameran dan pengembangan ekonomi daerah.

Baca Juga  SUKSES KAWAL ARUS MUDIK DAN BALIK, BANDARA INTERNASIONAL PATTIMURA AMBON RESMI TUTUP POSKO TERPADU LEBARAN 1447H/2026M

Dhita menjelaskan bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki potensi ekonomi syariah yang berbeda. Di Maluku, pengembangan tersebut diwujudkan melalui pendekatan lokal seperti Salam Fest dan Moluccas Digifest.

“Meski berbeda nama di tiap daerah, komitmen Bank Indonesia tetap sama, yakni mengembangkan ekosistem ekonomi syariah termasuk industri halal seperti fesyen dan sertifikasi halal,” jelasnya.

Selain itu, penguatan UMKM menjadi fokus utama karena dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui peningkatan penjualan dan kontribusi sektor perdagangan.

Bank Indonesia Maluku juga активно mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital, baik dalam sistem pembayaran maupun pencatatan keuangan. Dengan digitalisasi, pelaku usaha dapat mengelola pemasukan dan pengeluaran secara lebih tertib dan profesional.

Baca Juga  Februari 2026, Inflasi Provinsi Maluku Melandai ke Level 0,58 Persen

Dalam kegiatan tersebut, terdapat sekitar 30 stan UMKM serta delapan lembaga dan perbankan yang terlibat.

Ke depan, Bank Indonesia Maluku berencana menggelar program lanjutan bertajuk “Mangurebe Maju” dengan skala yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak pelaku usaha.

Dhita menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga mampu meningkatkan penjualan produk UMKM, sehingga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.

“Produk UMKM bisa lebih dikenal masyarakat, penjualan meningkat, dan pada akhirnya membantu pelaku usaha untuk naik kelas dan berkembang lebih maju,” tutupnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Direktur Utama PT Jasa Raharja Dampingi Kapolri Meninjau Rest Area KM 456A dan Stasiun Tawang

Economy

Swiss-Belhotel Ambon Apresiasi Kinerja Karyawan Terbaik: Jihan Nurullita dan Cheyenne Sembiring Raih Predikat Best Employee of the Month

Economy

Stabilisasi Harga Pasar Pemkot Ambon Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah

Economy

Indosat Raih Penghargaan Great Place To Work, Bukti Keseriusan Bangun Budaya Kerja Sehat

Economy

BI Maluku Dorong Media di Maluku Kuasai SEO untuk Tingkatkan Akses Informasi Digital

Economy

MMG Dukung Delegasi Universitas Pattimura di Makassar Youth National Debate 2025

Economy

Sbam ke-4 Berlangsung Sukses, Peserta Tembus 600 Orang

Economy

Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Kemiskinan Jadi Capaian Positif Semester Pertama 2025