AMBON, PT. Pendidikan di Provinsi Maluku mempunyai pekerjaan rumah (PR) yang tidak sedikit, akan tetapi sangat banyak, untuk itu kolaborasi dan sinkronisasi sangat diperlukan untuk dapat menjawab tantangan pendidikan di Provinsi Maluku.
Hal itu disampaikan anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) RI, Novita Anakotta kepada wartawan usai melakukan kunjungan kerja ( Kungker ) di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa, kunjungan kerja ke kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk membicarakan masalah pendidikan yang nyata.
“ Tapi Dinas Pendidikan di bawah kepemimpinan yang baru ini, benar benar sangat luar biasa, dan tentunya menjawab permasalahan pendidikan di Maluku,” ingat Novita.
Ditanya soal adanya bantuan anggaran untuk peningkatan pembangunan pendidikan di Maluku, Novita yang adalah anggota DPD. R I daerah pemilihan Maluku ini menyatakan, adanya keberpihakan pemerintah pusat sangat besar peningkatan pendidikan di Maluku.
Disinggung soal anggaran Makanan Bergiizi Gratis ( MBG) yang akan diberikan dari masyarakat , seperti yang disampaikan ketua DPD RI, Ahmad Bhaktiar, secara spontan itu wacana yang terjadi pada masyarakat di jawa, namun MBG di Provinsi Maluku berjalan lancar dan sampai ke daerah terpencil Terdepan Terluar dan Terpencil (3T).
“ Dapur MBG sudah sampai di daerah 3T, itu berarti semua masyarakat sudah terlayani MBG dengan bai,^ demikian Novita Anakotta. (PT)










