Home / Pendidikan

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:40 WIB

UNPATTI Teken MoU dengan INPEX Scholarship Foundation, Buka Peluang Beasiswa dan Pertukaran Mahasiswa ke Jepang

Oplus_131072

Oplus_131072

Ambon, PT- Universitas Pattimura (UNPATTI) kembali memperkuat komitmennya dalam membuka akses pendidikan tinggi bertaraf internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama INPEX Scholarship Foundation terkait Program Beasiswa dan Pertukaran Mahasiswa. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Rektor Universitas Pattimura, Senin (12 Desember 2025).

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd, dan Chief Secretary of INPEX Scholarship Foundation, Mr. Masaki Ushiku. Kerja sama ini menjadi landasan strategis dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan internasional.

Acara penandatanganan turut dihadiri oleh para Wakil Rektor, Ketua dan staf International Office UNPATTI, Koordinator dan Sub Koordinator Bidang Kemahasiswaan dan Humas, Sub Koordinator Kerja Sama beserta staf, Koordinator Akademik, serta perwakilan INPEX Scholarship Foundation, yakni Mr. Yasutoshi Seki dan Fasya Aziz.

Tiga Kuota Pertukaran Mahasiswa dan Program Magister ke Jepang

Nota Kesepahaman ini dirancang sebagai bentuk kerja sama jangka panjang antara Universitas Pattimura dan INPEX Scholarship Foundation. Melalui program ini, tiga mahasiswa program sarjana UNPATTI yang berprestasi akan memperoleh kesempatan mengikuti program pertukaran mahasiswa di universitas mitra UNPATTI di Jepang.

Baca Juga  Proses Pengesahan Raperda MBT di Kota Ambon Masih Berlanjut

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pattimura menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar kesepakatan formal, melainkan wujud visi bersama dan kepercayaan timbal balik antar institusi.

“Kolaborasi ini menyediakan satu kuota eksklusif program magister dan tiga kuota pertukaran pelajar ke Jepang untuk jangka waktu sepuluh tahun. Ini merupakan komitmen bersama untuk membina pemimpin masa depan melalui pendidikan berkualitas dan pengalaman akademik internasional,” ujar Prof. Fredy Leiwakabessy.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada INPEX Scholarship Foundation atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan kerja sama internasional.

“Kami percaya kemitraan ini akan semakin mempererat hubungan Indonesia–Jepang, khususnya di bidang pendidikan tinggi, serta membuka cakrawala akademik, profesional, dan budaya bagi mahasiswa,” tambahnya.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas dan Pemerataan Akses, Tasso : Ini 17 Program Prioritas Pendidikan di Ambon

INPEX Scholarship Foundation Dukung Pengembangan SDM Indonesia

Sementara itu, Mr. Masaki Ushiku menjelaskan bahwa INPEX Scholarship Foundation didirikan pada tahun 1981 dengan tujuan mendukung mahasiswa Indonesia melanjutkan pendidikan magister di Jepang.

“Sekitar 1.050 mahasiswa Indonesia telah terpilih dan melanjutkan studi di Jepang melalui program beasiswa INPEX,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak tahun lalu INPEX memperluas dukungan ke program pertukaran mahasiswa, dengan Australia sebagai negara pertama dan Universitas Pattimura menjadi universitas kedua yang menjalin kerja sama serupa.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan UNPATTI dan akan terus mendukung program ini, karena Universitas Pattimura merupakan universitas nasional yang berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia,” pungkasnya.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi kolaborasi berkelanjutan, produktif, dan saling menguntungkan di masa mendatang. (PT)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Kominfo Ambon, Gandeng Fisip Unpatti dan GMKI Sosialisasi Literasi Digital di Sekolah

Pendidikan

Walikota : Perpustakaan Jadi Kunci Mewujudkan Generasi Emas 2045

Pendidikan

Konflik Internal SD Negeri 90 Ambon,  Kepsek  Siap Merangkul Kembali untuk Kemajuan Sekolah

Kab. Seram Bagian Barat

Hardiknas 2025, Wabup Tegaskan Komitmen Pemerataan Guru di Daerah Terpencil

Pendidikan

Pendaftaran BCKS Kota Ambon Diperpanjang Hingga 4 Juli 2025

Pendidikan

Latuheru: Perjuangkan Hak Guru dan Tenaga Kependidikan, PGRI Harus Tampil Terdepan

DPRD Maluku

Minim Dukungan Disdik, DPRD Maluku Bantu SMN 12 Ambon

Pendidikan

Rektor: Perubahan Bentuk Institut ke Universitas Merupakan Kewenangan Menteri Agama