Home / Economy

Rabu, 12 November 2025 - 20:59 WIB

Cabai Digital Farming di Maluku Melejit, Produksi Naik 34% Berkat Gerakan Gubernur Lewerissa

AMBON, PT- Balai Benih Induk (BBI) Hortikultura Dusun Telaga Kodok, Kecamatan Leihitu, pada hari ini menjadi saksi keberhasilan Panen Perdana Cabai Digital Farming dan Konvensional. Hasil luar biasa ini adalah buah dari Gerakan Tanam Serempak Cabai yang dicanangkan langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, pada 13 Agustus 2025 lalu.

Gerakan tanam serempak ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku, Bank Indonesia Perwakilan Maluku, serta unsur kelompok tani (Poktan) dan penyuluh pertanian. Panen perdana ini sekaligus membuktikan komitmen Gubernur Lewerissa dalam memimpin transformasi petani Maluku menuju sistem pertanian modern berbasis teknologi.

Kepala Dinas Pertanian Maluku, Ilham Tauda, menyampaikan rasa syukur atas hasil yang dicapai. “Gerakan tanam serempak yang dicanangkan Bapak Gubernur kini kita panen bersama. Ini bukti kerja kolaboratif yang terus kita kawal bersama, sebagai langkah nyata untuk mentransformasikan petani Maluku menuju sistem pertanian modern,” ujar Ilham.

Baca Juga  PT Jasa Raharja Gelar Aksi Ramadan 2025 di Yogyakarta, Ajak Insan Jasa Raharja Adaptif Menjalani Perubahan dan Transformasi

Ilham menegaskan, sebagaimana arahan Gubernur Hendrik Lewerissa, kegiatan ini adalah langkah strategis untuk modernisasi. Kedepannya Dinas Pertanian akan mendorong replikasi model digital farming ini ke Tual, Masohi, dan wilayah penyangga lainnya, menjadikannya contoh bagi petani lain.

Keberhasilan program ini terbukti dari data yang disampaikan oleh Ketua Komunitas Smart Farming Maluku, Rasyid. Hasil panen menunjukkan peningkatan signifikan berkat adopsi digital farming yang telah dikembangkan sejak 2023.

Pada komoditas cabai, sistem digital farming menghasilkan 2,1 ton dari lahan 0,4 hektar (dengan 22-25 kali panen), yang merupakan peningkatan 34% dibandingkan sistem konvensional yang hanya menghasilkan 1,6 ton.

Tak hanya cabai, bawang merah pun mencatatkan hasil memuaskan. Metode digital farming menghasilkan 3,2 ton (0,4 hektar), atau melonjak 51% dibanding metode konvensional yang hanya mencapai 1,4 ton.

“Digital farming membantu kami memahami kebutuhan tanaman secara akurat, dari kelembapan tanah hingga dosis pupuk, dan hasilnya nyata. Produksi lebih tinggi, kualitas lebih baik,” jelas Rasyid.

Baca Juga  Dukung Kelancaran Mudik 2026, Jasa Raharja Hadir di Flag Off One Way Nasional 2026

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Mohamad Latif, menilai panen kali ini sebagai bagian penting dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang dicanangkan pemerintah.

Latif menjelaskan bahwa pada Oktober lalu, inflasi volatile food Maluku mencapai 5,12 persen, dengan harga cabai rawit sempat melonjak hingga Rp100 ribu per kilogram, menempatkan Maluku sebagai salah satu “zona merah” inflasi nasional.

“Panen ini diharapkan dapat memperkuat pasokan cabai di pasar lokal, menekan harga, dan membantu menjaga kestabilan ekonomi masyarakat. Ini adalah komitmen kami mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di Maluku,” tegas Latif.

Panen perdana ini merayakan sinergi antara pendekatan digital farming dan konvensional yang dikelola oleh Komunitas Smart Farming Maluku. Acara ditutup dengan pembagian doorprize alat penyemprot elektrik, sebagai simbol semangat inovasi yang terus didorong di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa. (PT)

Share :

Baca Juga

Economy

Pembukaan Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran 2025 di Bandara Pattimura Ambon

Economy

Tingkatkan Pemahaman Generasi Muda, OJK dan Asosiasi Blockchain Indonesia Gelar Literasi Keuangan Digital

Economy

11 FKTP di Maluku Terima Penghargaan 

Economy

Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Turun Langsung Pantau Kehandalan Energi di Sorong

Economy

SBAM Life Festive Ke- 2 Hadir di Ambon: Workout, Pound, dan Hiburan Seru dalam Satu Event

Economy

KOLABORASI PT ANGKASA PURA INDONESIA (PERSERO) KANTOR CABANG BANDARA PATTIMURA DAN YBKN: SINERGI PENINGKATAN K3 MELALUI KNOWLEDGE SHARING P3K DAN EDUKASI PENCEGAHAN TUMOR DAN KANKER

Economy

Telkomsel Sampaikan Penurunan Kualitas Layanan Data Nasional, Tim Teknis Dikerahkan Penuh

Economy

Inflasi Provinsi Maluku Mengalami Peningkatan