Home / Politik

Minggu, 2 November 2025 - 17:03 WIB

Watubun: Solid, Disiplin, dan Siap Menangkan 2029

oplus_0

oplus_0

Ambon, PT – Benhur G. Watubun kembali memimpin DPD PDIP Perjuangan Provinsi Maluku masa bakti 2025- 2030, dalam keputusan Konferensi Cabang Daerah PDIP, yang berlangsung di Santika Hotel, Minggu (2/10/2025).

Dalam arahannya Watubun, Sebanyak 24 fungsionaris resmi dilantik sebagai Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta para wakilnya dalam struktur organisasi partai.

Ia mengungkapkan, rasa terima kasih kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, terutama kepada Ketua Umum Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal, dan seluruh jajaran pimpinan pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada DPD Maluku untuk memikul tanggung jawab besar membesarkan partai di wilayah ini.

Benhur menegaskan bahwa ke depan, DPD PDI Perjuangan Maluku tidak akan banyak berbicara, melainkan lebih banyak bekerja.

“Hari ini bukan waktunya bicara panjang lebar. Mulai besok, kita fokus bekerja keras dan bekerja cerdas untuk meningkatkan perolehan kursi dari 8 menjadi 9 atau lebih pada tahun 2029,” tegasnya.

Baca Juga  Dana Transfer Kota Ambon Turun Rp132 Miliar, Pemkot Siapkan Strategi Penyesuaian Anggaran 2026

Ia juga menekankan dua hal penting yang menjadi dasar dalam menjalankan organisasi, yakni soliditas dan disiplin.

“Kita harus solid bergerak dan disiplin dalam melaksanakan tugas-tugas organisasi. Jika ada penyimpangan dalam pengelolaan organisasi, bidang kehormatan partai akan menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan disiplin,” ujarnya.

Benhur juga menyoroti pentingnya transparansi keuangan partai. Ia mengingatkan seluruh pengurus dan anggota fraksi agar tidak main-main dalam pengelolaan dana partai.

“Saya baru saja menerima laporan dari bagian keuangan DPP bahwa hampir semua anggota fraksi masih memiliki tunggakan. Minggu depan, bidang kehormatan akan meminta klarifikasi dari DPC dan fraksi-fraksi terkait,” ungkapnya.

Benhur menegaskan, manajemen partai harus dijalankan dengan baik dan bertanggung jawab demi kepentingan bersama.

Baca Juga  Jendela Dunia Kita Perkuat Literasi Anak Pelosok, Rustini Sambangi Seram Utara Barat

“Bendahara bukan hanya sekadar stempel atau penandatangan kuitansi. Kita harus menerapkan manajemen keuangan yang transparan dan profesional,” tambahnya.

Ia mengingatkan seluruh kader agar tetap rendah hati dan terbuka terhadap kritik.

“Kita harus turun ke bawah, merangkul semua pihak — baik yang setuju maupun yang berbeda pandangan. DPD juga akan melakukan oto-kritik terhadap diri sendiri agar organisasi terus berkembang,” katanya.

Ia berpesan, kepada seluruh jajaran agar memperlakukan sesama kader sebagai sahabat, menjaga komunikasi, dan mengutamakan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi.

Ia menegaskan,  seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan Maluku harus fokus pada kemenangan politik tahun 2029 dan penguatan konsolidasi partai hingga tahun 2030.

“Jangan lengah. Kita harus bekerja lebih keras untuk memastikan kemenangan PDI Perjuangan di Maluku, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif,” pungkasnya. (PT)

Share :

Baca Juga

Politik

Lahadalia: Golkar Maluku Harus Bangkit, Saatnya Kembalikan Kejayaan di Tanah Raja-Raja

DPRD Maluku

Watubun: PDI Perjuangan Jadi Inisiator Diskusi Publik Soal Efisiensi Anggaran, Rakyat Harus Didengar

Politik

Muscab ke-24 SOKSI Kota Ambon: Momentum Konsolidasi dan Regenerasi Kader Muda Golkar

Politik

Demokrat Targetkan Tambah Kursi DPR RI dan DPRD di Maluku, Mesin Partai Akan Dimaksimalkan

Politik

Sony Waplau Dorong Keterwakilan Demokrat di Pusat Demi Percepatan Pembangunan Maluku

Kab.Buru Selatan

Jadikan Bursel Yang Mandiri dan Beradab, AS – KILAT Optimis Raih Rekomendasi Parpol

Kab.Maluku Barat Daya

KPU MBD Sukses Laksanakan Debat Publik Kedua

Politik

Raih Nomor Urut 2, Ini Harapan Paslon BETA Par Ambon