Ambon, PT – Benhur G. Watubun kembali memimpin DPD PDIP Perjuangan Provinsi Maluku masa bakti 2025- 2030, dalam keputusan Konferensi Cabang Daerah PDIP, yang berlangsung di Santika Hotel, Minggu (2/10/2025).
Dalam arahannya Watubun, Sebanyak 24 fungsionaris resmi dilantik sebagai Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta para wakilnya dalam struktur organisasi partai.
Ia mengungkapkan, rasa terima kasih kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, terutama kepada Ketua Umum Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, Sekretaris Jenderal, dan seluruh jajaran pimpinan pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada DPD Maluku untuk memikul tanggung jawab besar membesarkan partai di wilayah ini.
Benhur menegaskan bahwa ke depan, DPD PDI Perjuangan Maluku tidak akan banyak berbicara, melainkan lebih banyak bekerja.
“Hari ini bukan waktunya bicara panjang lebar. Mulai besok, kita fokus bekerja keras dan bekerja cerdas untuk meningkatkan perolehan kursi dari 8 menjadi 9 atau lebih pada tahun 2029,” tegasnya.
Ia juga menekankan dua hal penting yang menjadi dasar dalam menjalankan organisasi, yakni soliditas dan disiplin.
“Kita harus solid bergerak dan disiplin dalam melaksanakan tugas-tugas organisasi. Jika ada penyimpangan dalam pengelolaan organisasi, bidang kehormatan partai akan menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan disiplin,” ujarnya.
Benhur juga menyoroti pentingnya transparansi keuangan partai. Ia mengingatkan seluruh pengurus dan anggota fraksi agar tidak main-main dalam pengelolaan dana partai.
“Saya baru saja menerima laporan dari bagian keuangan DPP bahwa hampir semua anggota fraksi masih memiliki tunggakan. Minggu depan, bidang kehormatan akan meminta klarifikasi dari DPC dan fraksi-fraksi terkait,” ungkapnya.
Benhur menegaskan, manajemen partai harus dijalankan dengan baik dan bertanggung jawab demi kepentingan bersama.

“Bendahara bukan hanya sekadar stempel atau penandatangan kuitansi. Kita harus menerapkan manajemen keuangan yang transparan dan profesional,” tambahnya.
Ia mengingatkan seluruh kader agar tetap rendah hati dan terbuka terhadap kritik.
“Kita harus turun ke bawah, merangkul semua pihak — baik yang setuju maupun yang berbeda pandangan. DPD juga akan melakukan oto-kritik terhadap diri sendiri agar organisasi terus berkembang,” katanya.
Ia berpesan, kepada seluruh jajaran agar memperlakukan sesama kader sebagai sahabat, menjaga komunikasi, dan mengutamakan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi.
Ia menegaskan, seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan Maluku harus fokus pada kemenangan politik tahun 2029 dan penguatan konsolidasi partai hingga tahun 2030.
“Jangan lengah. Kita harus bekerja lebih keras untuk memastikan kemenangan PDI Perjuangan di Maluku, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif,” pungkasnya. (PT)










